Jumat, 05 April 2013

Saatnya Ubah Kebiasaan Makan untuk Turun Berat Badan!


Salah satu faktor penting yang perlu Anda perhatikan untuk mendapatkan berat badan ideal adalah memahami bagaimana perilaku makan Anda.
Saatnya-Ubah-Kebiasaan-Makan-untuk-Turun-Berat-Badan!
Bagi sebagian orang, mengubah kebiasaan makan yang sudah dijalani bertahun-tahun merupakan tantangan terbesar dalam berdiet. Bahkan banyak pula yang gagal di tengah jalan karena tidak bisa mengubah pola makan tersebut.
Jika sebelumnya Anda pernah mencoba mengubah pola makan dan gagal, mungkin beberapa tip berikut bisa mempermudah usaha Anda dalam menjalakan pola makan yang lebih sehat saat berdiet.

First things first

Satu alasan mengapa banyak orang yang gagal mengubah pola makan saat berdiet adalah, mereka memulainya dengan langkah yang salah. Ada dua faktor penting yang perlu Anda perhatikan agar tubuh dapat menyesuaikan diri dengan pola makan sehat untuk mendapatkan berat badan ideal, yaitu:
  1. Ubah apa yang Anda makan
  2. Kurangi porsi yang Anda makan
Idealnya, untuk memaksimalkan program diet kedua hal di atas perlu diubah. Tapi, bukan ide yang baik pula jika Anda mengubah keduanya secara mendadak. Di sinilah kebanyakan orang membuat kesalahan.
Mengubah pola makan memang bukan perkara mudah, dan Anda tidak perlu melakukan perubahan secara radikal karena program ini merupakan program jangka panjang yang membutuhkan konsistensi.
Misalnya saja tiba-tiba Anda sama sekali tidak mengonsumsi nasi putih dan hanya mengonsumsi sayuran dan buah-buahan. Memang berat badan Anda akan turun drastis, tapi apakah Anda yakin pola makan seperti ini akan bertahan lama dan tidak menyiksa?
Itulah sebabnya disarankan untuk melakukan perubahan secara bertahap. Jika nasi putih tidak dianjurkan untuk dikonsumsi berlebihan, Anda bisa mengurangi porsinya atau menggantinya dengan nasi merah. Masih sama-sama nasi, namun nasi merah lebih kaya gizi dan rendah kalori. Ini lebih baik daripada tidak makan nasi sama sekali.
Berikut beberapa tip yang bisa Anda coba untuk membantu mendapatkan pola makan sehat dalam mencapai berat badan ideal:
  • Membuat perubahan kecil secara berkala jauh lebih baik ketimbang membuat perubahan mendadak yang tidak bisa Anda jalankan dalam waktu yang lama
  • Gunakan piring yang lebih kecil saat makan
  • Bagi porsi makan normal Anda ke dalam tiga bagian kecil
  • Biasakan makan camilan rendah kalori dan tinggi protein setiap dua jam, agar Anda tidak makan melebihi porsi saat waktu makan utama
  • Jaga tubuh tetap terhidrasi. Terkadang rasa haus sering disalahartikan sebagai lapar oleh sebagian orang
  • Jangan melakukan aktivitas lain saat makan, seperti menonton TV, ngobrol, dan lainnnya,  agar Anda tetap fokus dengan jumlah makanan yang Anda makan
  • Kurangi porsi makan secara berkala setiap hari hingga mencapai porsi makan sehat ideal
  • Makanlah dengan perlahan dan kunyah makanan Anda lebih lama agar perut kenyang lebih cepat
  • Kurangi stress Anda agar tidak mengalami emotional eating yang bisa mengakibatkan tubuh kelebihan kalori.

The second step

Ok, sekarang Anda telah berhasil mengubah pola makan untuk mendapatkan berat badan ideal. Kini saatnya beranjak ke langkah selanjutnya, yaitu meningkatkan aktivitas fisik secara berkala.
Jika sebelumnya Anda sering bangun siang dan bermalas-malasan sambil menonton TV, alangkah baiknya jika Anda mencoba untuk bangun lebih pagi dan melakukan 20-30 menit jogging di sekitar komplek perumahan Anda.
Jika Anda malas untuk keluar rumah, ada beberapa latihan kardio di rumah yang bisa Anda lakukan untuk membakar kalori seperti jumping jack, mountain climber, dan lompat tali. Ada pula bodyweight training seperti push up, dips, dan squat yang bisa Anda coba di rumah. Jika Anda membutuhkan tantangan yang lebih dahsyat, kombinasikan latihan kardio dan bodyweight training dalam circuit training untuk membakar kalori lebih banyak lagi.
Saat di kantor, parkir kendaraan Anda lebih jauh agar Anda bisa berjalan kaki untuk membakar kalori lebih banyak. Gunakan tangga biasa daripada lift atau ekskalator. Jika memungkinkan, lakukan latihan peregangan di sela kesibukan Anda.
Nah, perubahan-perubahan kecil seperti inilah yang Anda butuhkan untuk mencapai berat badan ideal, sehingga tubuh Anda dapat beradaptasi dengan baik dan bisa menjadi kebiasaan sehat yang bisa dilakukan dalam waktu yang lama. (dan)

Ini Caranya Agar Perut Kenyang tapi Tidak Gemuk


Kenyang merupakan perasaan puas atau penuh pada perut setelah makan. Kondisi psikologis dan pengaruh sosial juga berpengaruh kuat pada apa, kapan, dan berapa banyak yang Anda makan.
Ini-Caranya-Agar-Perut-Kenyang-tapi-Tidak-Gemuk
Kebosanan, stress, dan kesedihan juga dapat mempengaruhi napsu makan Anda. Lalu apakah kenyang itu selalu membuat Anda gemuk?
Sebelum menjawab pertanyaan tersebut, sebaiknya Anda pahami dahulu penjelasan berikut ini.

Apakah Anda benar-benar Lapar?

Pernah kita bahas dalam artikel “Tetap Kenyang adalah Pilihan Terbaik saat Berdiet” bahwa rasa lapar disebabkan oleh tiga hal yaitu, menurunnya gula darah tersimpan, lambung yang kosong, dan aroma makanan.
Otak membutuhkan 20 menit untuk menerima pesan tentang apa yang terjadi di perut (lapar dan kenyang). Nah, untuk mengetahui apakah Anda benar-benar merasa lapar sebaiknya Anda minum beberapa gelas air sebelum mulai makan, karena tubuh yang dehidrasi juga bisa memicu rasa lapar. Cara ini akan menghindarkan Anda dari makan membabi buta dan rakus.

Makanan yang Mengenyangkan

Berikut 4 nutrisi penting yang bisa membantu Anda kenyang lebih lama:
Protein
Protein ternyata lebih mengenyangkan daripada karbohidrat maupun lemak. Masukkan protein pada setiap menu makanan Anda seperti telur, baik telur rebus atau omelet saat sarapan, ikan, susu dan yoghurt.
Karbohidrat Kompleks
Karbohidrat kompleks memiliki kadar gula yang stabil karena mengandung molekul gula yang kompleks dan tidak dicerna secara cepat. Hal ini membuat tubuh memiliki energi dalam jangka waktu lebih lama karena kadar gula dalam darah tidak melonjak ataupun menurun secara drastis.
Karbohidrat kompleks juga memberikan stimulus serotonin pada tubuh, yakni senyawa yang mengendalikan emosi dan juga napsu makan.
Contoh makanan mengandung karbohidrat kompleks di antaranya, beras merah, gandum dan olahannya, ubi, dan masih banyak lagi.
Lemak Baik
Saat berdiet, tubuh Anda tetap membutuhkan lemak (lemak baik). Lemak baik dalam makanan dapat merangsang hormon yang membantu para pelaku diet merasa kenyang lebih lama. Sumber lemak sehat bisa didapatkan dari ikan, biji-bijian, atau kacang-kacangan. Makanan tersebut juga bisa dikonsumsi sebagai menu camilan.
Tambahkan Serat
Tambahkan pula makanan kaya serat seperti sereal, sayuran, dan buah-buahan segar dalam menu sarapan Anda. Makanan kaya serat dapat membantu Anda kenyang lebih cepat, sekaligus membantu memperbaiki kesehatan pencernaan saat sedang berdiet. Tingkatkan konsumsi sayuran dan buah-buahan dalam menu diet dan dapatkan nutrisi pentingnya.
Itulah beberapa cara yang bisa Anda coba agar perut Anda tetap kenyang saat berdiet. Jadi apakah kenyang itu menggemukkan? Selama Anda mengerti proses di atas, dan cara menjaga perut tetap kenyang, maka kenyang tidak akan menggemukkan. (dan)